Friday, July 30, 2010

Gubernur Bali Tolak Komodo

Friday, August 7, 2009, 2:07
Artikel kategori Pemerintah, Jumlah Komentar 4 Comments

magkupastikaGubernur Bali, Made Mangku Pastika, menolak rencana pemindahan 10 ekor komodo dari Taman Nasional Komodo di Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, ke Taman Safari, Bali.

“Walaupun hingga saat ini kami belum menerima permohonan izin mendatangkan komodo, tetapi kalau benar ada rencana seperti itu, jelas harus ditolak. Kami tidak pernah mengetahui secara resmi soal itu. Menurut saya, komodo tidak perlu dibawa ke Bali,” kata Mangku Pastika usai rapat paripurna DPRD Bali di Denpasar, Kamis (6/8/2009).

Mantan Kapolda NTT itu memberikan beberapa alasan kenapa rencana mendatangkan komodo yang dikabarkan mendapat izin dari Menteri Kehutanan itu lebih baik ditolak.  Di antaranya karena Bali bukan merupakan habitat komodo. Kemudian, satwa komodo juga sudah menjadi ciri khas atau ikon bagi Nusa Tenggara Timur.

“Komodo itu kan andalannya NTT, tenggang rasalah. Masak semuanya harus dibawa ke Bali? Menurut saya tidak pantas, tidak etis,” katanya.

Soal pemurnian genetik sebagai alasan pemindahan komodo ke Bali, menurut Mangun Pastika, itu juga tidak realistis karena hal tersebut seharusnya dilakukan di habitat aslinya. “Daerah kita (Bali–Red) kan bukan habitat asli komodo,” tegasnya.

Menteri Kehutanan telah mengeluarkan Surat Keputusan (SK) No.384/Menhut-II/2009 tentang pemberian izin penangkapan komodo dari habitat aslinya.

SK itu mendapat penolakan dari aktivis lingkungan, karena dinilai melemahkan posisi tawar komodo sebagai salah satu dari tujuh keajaiban dunia nuansa alam. (Pos Kupang)

Anda berkomentar di sini, atau Pelacakan dari website anda.

4 Responses to “Gubernur Bali Tolak Komodo”

  1. Mario Inacio said on Saturday, August 8, 2009, 17:48

    Trimakasih Pak… Beta, bangga punya saudara yang berjiwa besar seperti Anda. Anda Seniman bali. Tuhan Memberkati

  2. Ignasius Suradin said on Monday, August 17, 2009, 16:03

    Pak Mangku, terima kasih atas kebaikan anda….. selain alasan yang diberikan bapak, saya juga punya dua penilaian yang sangat mungkin tidak diterima oleh pihak lain:
    1. jika Bali menerima, maka Pendatang di Bali bertambah. selain Warga NTT yang mengais rejeki di Bali juga yang datang hanya untuk DEMO
    2. jika bapak menerima, Bapak masuk dalam Konspirasi antara Fidelis Peranda (BUpati MABAR) denag Menteri Kehutanan ( MS. KABAN). untuk diketahui: dekat pulau Komdo ada Batu Gosok; gudang Tambang di kec. Komodo. jadi, aasan pemindahan bukan yang di- blow-up ke media tapi Si Fidel Peranda ingin mengeruk keuntungan dari hasi tambang nantinya setelah Komodo dipindahkan. Fidel ini memang seorang Bandit yang tidak layak hidup di tanah Manggarai. terlalu BANGSAT AND BRENGSEK. untuk kaum Muda Manggarai, Jangan Tiru manusia yang satu ini!!!!!

  3. siprianus said on Sunday, October 11, 2009, 2:54

    pak sekarang saya berdomisili di balikpapan.saya kecewa dengan pemerintah ntt yang mencari keuntungan pribadi.dan anehnya mala pemerintah propinsi lain yang nyadar tentang komodo.halo pemerintah sadar donk.skrg komodo menjadi 7 keajaiban dunia,bukanya kesempatan kerja mala bertamba biar rakyat kaya kami ini ga ke mana2 nyari uang.buat pak mangku senang rasanya kalu bapak menjadi pemerintah didaerah kami……………thank you pak mangku Tuhan yesus memberkatimu.amin

  4. siprianus said on Sunday, October 11, 2009, 2:58

    buat pelajar smk sadar wisata ruteng ayo kawan kita bersatu menentang pemindahan komodo.saya alumni tourism high school sadar wisata Ruteng,jadi aku ga setuju banget……………..

Leave a Reply