Friday, July 30, 2010

PMKRI Gelar Orasi Tolak Pemindahan Komodo

Tuesday, August 4, 2009, 15:02
Artikel kategori Sosial Politik, Jumlah Komentar 3 Comments

Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Cabang Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), Selasa, menggelar orasi menolak rencana pemindahan 10 ekor Komodo (varanus commodoensis) dari habitatnya di Pulau Komodo ke Taman Safari Indonesia di Bali.

Koordinator lapangan, Herman Son, dalam orasinya itu meminta Menteri Kehutanan MS Kab’an meninjau kembali SK Menhut No.SK.384/Menhut-II/2009 yang mendesak Badan Konservasi Alam Taman Nasional Komodo (TNK) untuk memindahkan 10 ekor binatang purba itu ke Taman Safari Indonesia di Gianyar, Bali.

Alasan pemindahan biawak raksasa yang menjadi “icon” Provinsi NTT itu untuk proses pemurnian genetik guna mencegah binatang purba yang kini masuk dalam nominasi tujuh keajaiban dunia itu dari kepunahan.

Menteri Kab’an mengeluarkan surat keputusan tersebut dengan mengacu pada hasil penelitian Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) atas binatang purba Komodo yang semakin langka populasinya, namun LIPI sendiri juga membantah telah mengeluarkan rekomendasi tersebut kepada Menteri Kehutanan.

Saat ini, sudah tercatat empat ekor Komodo di Taman Safari Indonesia di Gianyar, Bali, namun tidak diketahui secara pasti pengelola kebun binatang tersebut mendatang biawak raksasa itu dari habitatnya di Pulau Komodo, di ujung barat Pulau Flores.

“Kami minta Gubernur NTT, Frans Lebu Raya untuk memberikan pertimbangan kepada pemerintah pusat, khususnya Menteri Kehutanan MS Kab’an untuk menolak pemindahan Komodo tersebut,” kata Herman Son dalam orasinya di depan sekretariat PMKRI Cabang Kupang di Jalan Jenderal Soeharto Kupang.

Keterangan diperoleh menyebutkan, Gubernur NTT Frans Lebu Raya sudah membicarakan masalah pemindahan Komodo dari habitatnya di Pulau Komodo ke Taman Safari Indonesia di Bali.

Gubernur Lebu Raya pada prinsipnya menolak permintaan Menteri Kehutanan tersebut, sekalipun dengan alasan pemurnian genetik, karena proses pemurnian genetik terhadap binatang langka itu bisa dilakukan dihabitatnya Komodo di Pulau Komodo dan Rinca di kawasan Taman Nasional Komodo (TNK).

“Kami mendukung semua upaya yang dilakukan oleh masyarakat, pemerintah maupun gerakan masyarakat di luar NTT yang menolak pemindahan Komodo tersebut, sekalipun dengan alasan pemurnian genetik” kata Herman Son menegaskan.

Dalam pandangannya, upaya pemurnian genetika Komodo di luar habitat binatang purba seperti yang ditawarkan Menteri Kehutanan itu adalah bentuk spekulatif yang mencederai kearifan lokal dan melumpuhkan nilai jual sektor pariwisata NTT ke mancanegara.

“Rencana pemindahan Komodo ke Taman Safari Indonesia di Bali dengan alasan proses pemurnian genetik, bukan sebuah solusi yang solutif, karena habitatnya ada di TNK,” ujarnya.

Selain itu, kata Herman Son, upaya menjadikan Komodo sebagai salah satu dari tujuh keajaiban dunia (Wolrd Seven Wonder) akan terganggu dengan rencana pemindahan tersebut.

Sumber : Pos Kupang Online

Anda berkomentar di sini, atau Pelacakan dari website anda.

3 Responses to “PMKRI Gelar Orasi Tolak Pemindahan Komodo”

  1. Ignasius Suradin said on Monday, August 17, 2009, 16:15

    Bravo!!!!!! buat teman2 PMKRI Kupang. sebagai kaum MUda NTT; kita harus bangkit melawan segala konspirasi ini. jaga masa depan kita, bro…..

  2. nikolausngao said on Wednesday, September 23, 2009, 14:10

    pemindahan komodo sama dengan upaya menghilangkan harta kekayaan pulau komodo, menghilangkan identitas pulau komodo dan menghilangkan kekayaan potensi wisata dan kebanggaan masyarakat Flores khususnya dan NTT umumnya

  3. nikolausngao said on Wednesday, September 23, 2009, 14:16

    anak marga juang ‘63 kupang dan anak PMKRI se NTT harus melakukan gerakan kebijakan Menteri Kehutanan, salam dari niko di batam , Kader PMKRI Kupang 1994, berikut riwayat singkat,

Leave a Reply