Friday, July 30, 2010

Pemanfaatan Pangan Lokal Perkuat Ketahanan Pangan

Tuesday, August 4, 2009, 15:07
Artikel kategori Pertanian, Jumlah Komentar 0 Comments

Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Esthon L Foenay mengatakan, pemanfaatan pangan lokal perlu terus ditingkatkan, sebagai salah satu solusi dalam memperkuat upaya ketahanan pangan agar masyarakat dapat terhindar dari rawan pangan. “Pemerintah NTT telah mengeluarkan kebijakan untuk memantapkan ketahanan pangan melalui diversivikasi produksi dan konsumsi, dengan fokus pada pemanfaatan potensi pangan lokal, seperti jagung dan umbi-umbian,” katanya di Kupang, Selasa.

Wagub Foenay mengemukakan hal itu pada workshop hasil kajian ketahanan pangan oleh lembaga-lembaga kemanusiaan PBB seperti WHO, FAO dan WFP serta Care Internasional bekerja sama dengan Badan Bimas Ketahanan Pangan Provinsi NTT.

Ketersediaan pangan lokal di NTT menurut laporan Badan Bimas Ketahanan Pangan NTT, untuk umbi-umbian hingga Juli 2009 mencapai 46.757 ton, sedang kebutuhan perbulan 3.271 ton atau 14,3 ton.

Sementara Jagung, stoknya mencapai 194.266 ton, sedang kebutuhan masyarakat setiap bulan terhadap komoditas tersebut hanya mencapai 14.877 ton atau 13,1 persen.

“Apabila kita lihat dari jumlahnya, maka stok yang ada cukup untuk mengimbangi beras. Tetapi masyarakat kita hanya melihat beras sebagai satu-satunya bahan pangan. Ini yang perlu disosialisasi agar masyarakat kita jadi paham,” ujarnya.

Wagub Foenay mengakui bahwa masih ada sejumlah permasalahan pertanian di NTT, khususnya ketersediaan pangan.

“Secara makro jika kita mengacu pada potensi sumber daya alam yang ada, sebenarnya kita surplus, tetapi secara mikro justru defisit karena potensi yang ada tidak digarap secara maksimal,” katanya.

Di sisi lain, pola usaha pertanian di daerah ini belum berorientasi agribisnis sehingga hasil yang didapatkan hanya untuk kebutuhan konsumsi.

“Banyak orang merasa rendah diri jika mengkonsumsi pangan lokal seperti jagung dan umbi-umbian, padahal pangan non beras ini juga memiliki nilai gizi yang tinggi jika diolah secara baik,” katanya.

Anda berkomentar di sini, atau Pelacakan dari website anda.

Leave a Reply