Monday, February 6, 2012

Anggota DPRD Kupang Nyaris Adu Jotos

Friday, July 31, 2009, 0:33
Artikel kategori Keriminal, Jumlah Komentar 1 Comment

Dua anggota DPRD Kabupaten Kupang, Yusuf Dominggus Lado (PKPB) dan Aljery Monas (PDIP), nyaris adu jotos dalam sidang Dewan yang dihadiri Bupati Kupang, Ayub Titu Eki, Kamis (30/7/2009).

Sidang dewan dengan agenda tunggal pembahasan mutasi 170 orang pegawai dari Kabupaten Kupang ke Kabupaten Sabu Raijua–daerah otonom baru hasil pemekaran Kabupaten Kupang–itu untuk mendengar penjelasan Bupati Kupang soal mutasi besar-besaran itu.

Pada saat itu, anggota DPRD Aljery Monas dari F-PDIP meminta Bupati Kupang Ayub Titu Eki dan pimpinan dewan untuk tidak mendengar pendapat-pendapat dari pihak luar yang bukan anggota dewan.

“Jangan ada interupsi dari luar karena ini sidang dewan,” kata Monas, setelah melihat sejumlah pegawai yang ikut hadir dalam sidang dewan, mengajukan interupsi terkait dengan mutasi 170 PNS itu.

Pada saat yang bersamaan, Lado mengajukan interupsi menanggapi penjelasan Bupati Kupang Ayub Titu Eki menyangkut kebijakannya memutasikan 170 pegawai dari kabupaten induk ke Sabu Raijua.

Lado merasa terganggu dengan pandangan Aljery Monas yang meminta agar orang luar (bukan anggota dewan) tidak boleh mengajukan interupsi atau pendapat pada sidang tersebut. “Kita punya hak yang sama untuk berbicara di forum ini…Tidak ada pembatasan bagi dewan untuk berbicara,” kata Lado, sambil mengarahkan jari telunjuknya ke Aljery Monas.

Lado dengan nada keras mengatakan, sidang dewan terbuka untuk umum, siapa saja berhak bicara dalam forum tersebut, termasuk para pegawai yang berada di ruang sidang ini, karena berkaitan dengan nasib mereka.

Suasana sidang tampak mulai memanas setelah Lado dan Monas saling “baku” tunjuk sampai nyaris terjadi adu jotos dalam sidang dewan terhormat itu. Namun, suasana yang memanas itu berhasil diredakan oleh Ketua DPRD Kabupaten Kupang, Wilhelmina Tabais dengan taktik mengskorsing rapat tersebut guna menghindari terjadi keributan massal.

Sidang yang disaksikan pula oleh 170 orang pegawai yang dipindahkan ke Sabu Raijua masih menggantung karena suasana sidang dipandang sudah tidak memungkinkan lagi untuk dilanjutkan.

Sumber: Pos Kupang Online : Kamis, 30 Juli 2009 | 20:48 WITA

Anda berkomentar di sini, atau Pelacakan dari website anda.

One Response to “Anggota DPRD Kupang Nyaris Adu Jotos”

  1. James Monas said on Wednesday, September 9, 2009, 19:49

    Menurut saya para anggota dewan yang terhormat perlu memahami kembali aturan main tentang pihak-pihak mana saja yang yang bisa memberikan pendapat, saran atau apaun namanya agar tidak ada perbedaan pandangan yang menunjukan ketidakpahaman di antara anggota dewan sendiri. Jikapun ada perbedaan pandangan sebaiknya para anggota dewan yang terhormat dapat menyelesaikannya dengan cara yang terhormat agar sidang dewan yang terhormat dengan anggota tunggal ini dapat diselesaikan dengan baik dan tidak menggantung seperti yang telah terjadi.

Leave a Reply