<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Pemindahan 10 Komodo ke Bali Langgar Etika Lingkungan</title>
	<atom:link href="http://www.florestourismboard.com/2009/07/25/pemindahan-10-komodo-ke-bali-langgar-etika-lingkungan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.florestourismboard.com/2009/07/25/pemindahan-10-komodo-ke-bali-langgar-etika-lingkungan/</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Fri, 09 Apr 2010 06:36:20 +0700</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.8</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>By: Donda Leko</title>
		<link>http://www.florestourismboard.com/2009/07/25/pemindahan-10-komodo-ke-bali-langgar-etika-lingkungan/comment-page-1/#comment-223</link>
		<dc:creator>Donda Leko</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 07 Oct 2009 04:43:11 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.florestourismboard.com/?p=99#comment-223</guid>
		<description>Menarik untuk diperhatikan. Sejumlah komodo dipindahkan ke Bali untuk pemurnian genetik karena konon, komodo tersebut memiliki low diversity of genetic karena inbreeding. kita patut menanyakan 1) adakah data penelitian menyangkut hal ini? 2) mungkinkah inbreeding satu-satunya faktor sehingga satwa di lokasi tersebut terancam punah? ataukah 3) ada faktor lain? 4) banyak pihak kwatir jika satwa ini punah, memang kenapa kalau punah, sejauh itu proses alam, bukan karena tekanan manusia, biarkan saja punah. 5) perlu diketahui, proses spesiasi dan kepunahan adalah dua hal yang telah terjadi sepanjang sejarah makhluk hidup. cuman saat ini, kecepatan kepunahan jauh lebih besar dibanding terbentuknya spesies baru, dan teralhir 6) sungguh membingungkan, apa sih artinya pemurnian genetik itu? kalau terkait out breeding dan inbreeding, justru ditangkarkan, makin besar inbreedingnya.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Menarik untuk diperhatikan. Sejumlah komodo dipindahkan ke Bali untuk pemurnian genetik karena konon, komodo tersebut memiliki low diversity of genetic karena inbreeding. kita patut menanyakan 1) adakah data penelitian menyangkut hal ini? 2) mungkinkah inbreeding satu-satunya faktor sehingga satwa di lokasi tersebut terancam punah? ataukah 3) ada faktor lain? 4) banyak pihak kwatir jika satwa ini punah, memang kenapa kalau punah, sejauh itu proses alam, bukan karena tekanan manusia, biarkan saja punah. 5) perlu diketahui, proses spesiasi dan kepunahan adalah dua hal yang telah terjadi sepanjang sejarah makhluk hidup. cuman saat ini, kecepatan kepunahan jauh lebih besar dibanding terbentuknya spesies baru, dan teralhir 6) sungguh membingungkan, apa sih artinya pemurnian genetik itu? kalau terkait out breeding dan inbreeding, justru ditangkarkan, makin besar inbreedingnya.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Sebastian Pandang</title>
		<link>http://www.florestourismboard.com/2009/07/25/pemindahan-10-komodo-ke-bali-langgar-etika-lingkungan/comment-page-1/#comment-125</link>
		<dc:creator>Sebastian Pandang</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 25 Jul 2009 10:23:00 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.florestourismboard.com/?p=99#comment-125</guid>
		<description>Saya adalah salah satu Pelaku wisata di Kabupaten Manggarai Barat, yang berdomisilih di Kota Labuan bajo yang mana hanya 2 1/2 jm kalau kita memakai jasa boat ke Pulauh Rinca yang merupakan salah satu pulau dari Kawasan Taman Nasional Komodo.
Di lihat dari prespektiv Ecowisata, bahwa kebijakan pemerintah dalam hal ini Departement Kehutanan Ri, yang melalui Nomor SK 384/Menhut-11/2009 tanggal 13 mei 2009 Tentang pemberian izin menangkap 10 ekor komodo dari kawasan tersebut betul menelanjangi &#039;CONSEP TERPADU DARI  ECOWISATA&quot;. Dalam hal ini Kepres sudah tidak respect terhadap ecologi di siatau wilaya, tidak bersifat proteksi thrhadap kehidupan di suatau lingkungan, mencemari serta memicu kerusakan Tn Komodo yang selama ini telah lama di bangun, menyulut persoalan baru, seperti masalah sosial, budaya, dan tebtunya economi. Jadi menurut saya Kepres itu di pending dulu biar mreupakan sebua rancangan dulu/ untuk tujuan sosialisasi.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Saya adalah salah satu Pelaku wisata di Kabupaten Manggarai Barat, yang berdomisilih di Kota Labuan bajo yang mana hanya 2 1/2 jm kalau kita memakai jasa boat ke Pulauh Rinca yang merupakan salah satu pulau dari Kawasan Taman Nasional Komodo.<br />
Di lihat dari prespektiv Ecowisata, bahwa kebijakan pemerintah dalam hal ini Departement Kehutanan Ri, yang melalui Nomor SK 384/Menhut-11/2009 tanggal 13 mei 2009 Tentang pemberian izin menangkap 10 ekor komodo dari kawasan tersebut betul menelanjangi &#8216;CONSEP TERPADU DARI  ECOWISATA&#8221;. Dalam hal ini Kepres sudah tidak respect terhadap ecologi di siatau wilaya, tidak bersifat proteksi thrhadap kehidupan di suatau lingkungan, mencemari serta memicu kerusakan Tn Komodo yang selama ini telah lama di bangun, menyulut persoalan baru, seperti masalah sosial, budaya, dan tebtunya economi. Jadi menurut saya Kepres itu di pending dulu biar mreupakan sebua rancangan dulu/ untuk tujuan sosialisasi.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Eddy Harianto</title>
		<link>http://www.florestourismboard.com/2009/07/25/pemindahan-10-komodo-ke-bali-langgar-etika-lingkungan/comment-page-1/#comment-124</link>
		<dc:creator>Eddy Harianto</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 25 Jul 2009 10:06:36 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.florestourismboard.com/?p=99#comment-124</guid>
		<description>Sebagai putra daerah Manggaraii Barat saya menolak akan dua hal :

Pertama:  Menolak kebijakan menteri kehutanan memindahkan satwa komodo di Pulau Rinca atau pulau komodo ke Taman Safari Denpasar untuk pemurnian Genetika. Seperti yang di sampaikan PAk Gubernur NTT, Bpk. Frans Leburaya, terimakasih atas perhatian pemerintah pusat atas satwa langka komodo, namun pemurnian itu dilakukan di tempat satwa itu sendiri (komodo island dan rinca island).

Penolakan keberadaan Tambang di Labuan Bajo, uraiannya bisa lihat di blog saya: http://www.harianto.web.id/2009/07/18/desak-pemerintah-cabut-ijin-tambang-di-mabar</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Sebagai putra daerah Manggaraii Barat saya menolak akan dua hal :</p>
<p>Pertama:  Menolak kebijakan menteri kehutanan memindahkan satwa komodo di Pulau Rinca atau pulau komodo ke Taman Safari Denpasar untuk pemurnian Genetika. Seperti yang di sampaikan PAk Gubernur NTT, Bpk. Frans Leburaya, terimakasih atas perhatian pemerintah pusat atas satwa langka komodo, namun pemurnian itu dilakukan di tempat satwa itu sendiri (komodo island dan rinca island).</p>
<p>Penolakan keberadaan Tambang di Labuan Bajo, uraiannya bisa lihat di blog saya: <a href="http://www.harianto.web.id/2009/07/18/desak-pemerintah-cabut-ijin-tambang-di-mabar" rel="nofollow">http://www.harianto.web.id/2009/07/18/desak-pemerintah-cabut-ijin-tambang-di-mabar</a></p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

